Tips Sebelum Menjual Smartphone Anda Agar Aman

Punya Info | Media Pembelajaran Dan Informasi Masa Kini

Tips Sebelum Menjual Smartphone Anda Agar Aman

Membeli smartphone merupakan hal yang sangat digemari segala kalangan, dari model yang ini hingga model yang itu, baru hingga bekas/second. entah itu suatu keharusan membeli suatu smartphone sesuai yang diinginkan walaupun bekas, namun banyak orang mengabaikan ponsel yang dibeli dari orang lain dan sipenjual juga terkadang lalai akan data atau alamat dari semua data dia selama menggunakan smartphone tersebut. Seorang yang ahli dalam pengembalian data melalui alamat yang tertinggal akan memanfaatkan kelemahan sipengguna smartphone terdahulu guna mengetahui data-data pribadi seperti kontak, e-mail, keuangan, foto dan bahkan video.

Selama ini banyak saran yang mengatakan dengan menggunakan Factory Reset pada perangkat smartphone data bisa terhapus, ya memang benar tetapi alamat data tersebut tidak hilang selamanya. Dengan bantuan tools seseorang dapat mengembalikan data yang telah direset.

Sebelum menjual perangkat smartphone anda, ada baiknya melakukan beberapa tips berikut ini, agar nantinya data yang pernah ada dismartphone anda benar-benar tidak bisa dikembalikan.

Untuk memastikan terhindar dari penyalah gunaan data terdahulu anda, berikut ini tips yang dapat anda lakukan :

Enkripsi Data

Menghapus data secara bersih dapat dilakukan dengan Enkripsi Data Pada smartphone android. Dengan mengaktifkan Built-in di android ini, user/pengguna diharuskan memasukan PIN atau sandi setiap mengatifkan perangkat smartphone. Dengan seperti ini, siapapun yang ingin mengembalikan data terdahulu di smartphone anda, memerlukan PIN atau sandi untuk bisa mendekripsinya dan dia tidak memilikinya.

Caranya :

Pastikan baterai smartphone anda terisi penuh (jika data anda sangat banyak), karna memerlukan beberapa jam sampai selesai. Masuk ke Pengaturan> Keamanan> Enkripsi Data.

Perhatian!

Jangan melakukan Enkripsi Data ketika baterai kurang dari 70% dengan data yang banyak. Jika proses enkripsi dihentikan/terhenti maka sebagian bahkan seluruh data anda hilang.

Factory Reset Protection

Pada perangkat smartphone diatas 5.0 Lolipop, google telah mengenalkan fitur baru mereka FRP (Factory Reset Protection) sebagai tambahan keamanan. Cara kerja Fitur FRP ini ketika anda aktifkan, FRP akan meminta nama pengguna dan password akun google terakhir yang login diperangkat smartphone tersebut pada saat sipembeli/orang lain yang ingin menggunakannya. Ia memerlukan rincian tersebut, karna tidak memilikinya maka ponsel tetap terkunci dan tidak dapat diaksesnya. Hal ini sangat menguntungkan anda.

Factory Reset Ponsel

Sebelum anda melakukan cara ketiga ini, anda sudah dan pastikan data dalam ponsel telah di-back up. Dikarenakan cara berikut ini akan menghapus segala data yang berada pada ponsel (walaupun dapat dikembalikan dengan bantuan Software).

Caranya :

cara ini memerlukan Daya baterai minimum 60%, jadi sebaiknya isi baterai anda sebelum melakukannya.

Buka Settings> Backup dan Reset> Factory data reset> Erase Phone Storage dan terakhir tap Reset Device.

Baca Juga : Tips Mencegah Malware Di Android 

Data Sampah

Langkah terakhir yang cukup ampuh adalah dengan menimpa data dienkripsi dengan data sampah, lalu lakukan Factory Reset kembali. Dengan cara ini tidak dapat lagi mengembalikan data dan alamat terdahulu.

Caranya :

Kosongkan data ponsel anda terlebih dahulu kemudian isi dengan data baru (data asal-asalan/data sampah), jika punya waktu banyak lakukan cara ini 2 kali he he he :D dan terakhir lakukan Factory Reset Ponsel.

Ada banyak cara untuk mengamankan data anda baik yang sekarang atau pun terdahulu, sebelum menjual perangkat pada orang lain, dengan cara diatas ataupun menggunakan Aplikasi lain yang ada di Play Store. Syam’s

Post Populer

Arsip Blog